PENERAPAN ETIKA BISNIS PADA PT
INDAH JAYA LONDRINDO
Disusun Oleh :
Nama : Widya Miftahul
Jana
NPM : 16219593
Kelas : 3EA25
Mata Kuliah : Etika Bisnis
FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN MANAJEMEN
UNIVERSITAS GUNADARMA
2022
A.
PENDAHULUAN
Etika merupakan kepercayaan tentang tindakan yang
benar dan yang salah yang akan mempengaruhi hal lainnya. Moral dan nilai
pribadi seseorang dalam konteks sosial menentukan etis atau tidak nya suatu
perilaku. Dengan kata lain, perilaku etis merupakan keyakinan yang seseorang
dan norma-norma sosial yang diterima oleh masyarakat umum yang dianggap baik
dan benar. Perilaku tidak etis adalah perilaku yang tidak dapat diterima oleh
masyarakat umum karena dianggap buruk. Disadari ataupun tidak nilai etika yang
diyakini tersebut,baik secara langsung ataupun tidak langsung, akan ikut serta
menciptakan terjalinnya macam-macam pola dan proses interaksi antar individu
maupun kelompok. Muncul nya etika itu sendiri terbentuk dan bersumber dari
budaya, agama, pendidikan keluarga, pergaulan, pendidikan ataupun hasil
renungan dari berbagai bacaan.
Bisnis adalah kegiatan organisasi yang didalam nya
terdapat kegiatan pertukaran barang dan jasa ataupun keduanya dengan customer.
Dalam ilmu perekonomian bisnis merupakan suatu organisasi yang menjual jasa
atau barang demi mendapatkan laba. Menurut sejarah kata bisnis merupaka kata
yang berasal dari bahasa inggris “Business”,
dari kata busy yang berarti “sibuk”
dalam konteks individu, komunitas ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk
mengajarkan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Etika bisnis merupakan istilah yang biasanya
berkaitan dengan perilaku etis atau tidak etis yang dilakukan oleh manajer atau
pemilik suatu organisasi (Ricky W. Griffin dan Ronald J. Ebert, 2007). Etika
bisnis adalah cara-cara berprilaku yang dilakukan untuk menjalankan kegiatan
bisnis secara adil dan sesuai hukum yang berlaku yang mencakup seluruh
individu, perusahaan, industri dan juga masyarkat. Etika bisnis dalam suatu
perusahaan dapat membentuk perilaku pimpinan serta karyawan dalam menciptakan
hubungan yang adil dan sehat. Setiap perusahaan meyakini bisnis yang beretika
adalah prinsip bisnis yang baik, yaitu kinerja bisnis yang unggul dan
berkesinambungan dengan mentaati pedoman-pedoman etika dibarengi dengan hukum
yang berlaku.
Dalam menjalani kehidupan di zaman sekarang ini
keberadaan etika bisnis sangatlah penting dikarenakan beberapa hal:
1. Bagi
perekenomian masyarkat global yang sudah maju, akan senantiasa berharap dan
butuh kehadiran kinerja etika bisnis yang tinggi. Saat ini terlihat nyata bahwa
organisasi bisnis yang memiliki kinerja etika yang tinggi akan sangat cepat
memperoleh dukungan dan pembenaran seluruh nya kiprah bisnis nya dari
masyarakat luas. Kondisi seperti ini mampu menumbuhkan suasana saling
menguntungkan antara dunia bisnis dan masyarakat, sehingga memungkinkan
terciptanya kerjasama, kemitraan sejati yang egaliter, demi meraih manfaat
ekonomis sekaligus sosial dari setiap aktivitas bisnis. Tetapi sangat disayangkan
sekali, jika dilihat dari kasus di Indonesia, dikarenakan etika bisnis belum
menjadi acuan moral kolektif anak bangsa, justru kinerja etika bisnis yang
tinggi adakalanya malah tereliminasi karena praktik persaingan yang tidak
sehat. Masyarakat pun seringkali tidak ambil pusing dengan etika bisnis,
misalnya saja dengan membeli barang-barang bajakan dan selundupan apalagi
hukumpu belum berdiri kokoh untuk memberikan perindungan.
2. Kepatutan
bertindak etika yang dilakukan organisasi ataupun pekerjanya, agar menghindari
dari berbagai kemungkinan terjadinya kerugian sosial ataupun material terhadap
kelompok pemangku kepentingan dalam masyarakat.
3. Usaha untuk
melindungi atmosfir bisnis dan hadirnya kemungkinan buruk akan
perilaku-perilaku nonetikal, yang bersumber dari internal perusahaan maupun
eksternal perusahaan.
4. Tingginya
kinerja etikal secara otomatis akan melindungi karyawan yang bekerja
dilingkungan bisnis dari situasi kerja yang melanggar moralitas.
5. Pada dasarnya
setiap individu ingin bertindak konsisten dengan norma etikal yang diyakini
nya. Bilamana terdapat pertentangan antara individu dengan organisasi tempat
bekerja dalam waktu yang kurun lama akan berdampak pada penurunan kreatvitas
dan produktivitas seseorang dalam bekerja. Maka dari itu iklim etikal yang
kondusif dan konsisten akan memberikan ketenangan batin dan kenyamanan
psikologis bagi pekerja.
Bisa dikatakan probolematika etika bisnis, dari
skala kecil hingga skala besar , tidak saja terjadi disekitaran bumi nusantara,
tetapi kenyataannya terjadi belahan dunia manapun dan masih sering dijumpai
praktik bisnis yang mengabaikan tanggung jawab sosial. Seiring berjalannya
waktu, fenomena atau isu mengenai etika bisnis pun berubah-ubah tematiknya.
Jika biasanya peroblematika etika bisnis berkutat pada fenomena dan isu seputar
deskriminasi gender dan ras, kesenjangan upah dan gaji, pemutusan hubungan
kerja, objektivitas penilaian prestasi kinerja, maka dimasa mendatang isu-isu
tersebut akan berpindah tekanannya ke tema yang menyangkut kelestarian
lingkungan hidup kesehatan dan keselamatan pekerja, kemanan produk, kerahasiaan
informasi, kemiskinan global, pelanggaran hak cipta, dan besaran penguasaan
kepemilikan yang diperbolehkan.
Di indonesia sendiri, saat ini penerapan etika
bisnis cenderung terasa menyedihkan, karena masih lemahnya moralitas para
pengusaha dibarengi pula oleh marut nya perundangundangan dan hilangnya wibawa
penegak hukum karena citranya kerap tercoreng perilaku koruptif. Jika kondisi
demikian terus-menerus berlarut-larut tanpa adanya upaya serius, konsepsional
dan konsisten untuk memperbaikinya, kemungkinan buntunya kehidupan perekonomian
seklaigus terbuka kemungkinan menjadi amat terkucilkan kiprah pelaku bisnis
dari ajang pergaulan kaum investor.
B.
KAJIAN PUSTAKA
Etika berasal
dari bahasa Yunani ethos (kata tunggal) yang berarti: tempat tinggal, padang
rumput, kandang, kebiasaan, adat, watak, sikap, cara berpikir. Bentuk jamaknya
ialah ta, etha, yang berarti adat istiadat. Dalam hal ini, kata etika sama
pengertianya dengan moral. Moral berasal dari kata latin: Mos (bentuk tunggal),
atau mores (bentuk jamak) yang artinya kebiasaan, adat istiadat, kelakuan,
watak, cara hidup ,tabiat, akhlak(Nata, 2012).
Etika didalam
bahasa arab disebut sebagai akhlak, merupakan jamak dari kata khuluq yang
berarti perangai, adat kebiasaan, watak, tabiat, adab, dan agama (Alfan, 2011).
Berkembangnya pemahaman mengenai pengertian etika tidak lepas dari beberapa
substansinya bahwa etika merupaka ilmu yang membicarakan suatu masalah
perbuatan atau tingkah laku manusia, dimana yang dinilai baik dan mana dinilai
yang jahat.
Pengertian
secara umum, etika merupakan suatu norma atau aturan yang digunakan untuk
pedoman dalam berperilaku dalam masyarakat bagi seseorang terkait dengan sifat
baik ataupun buruk. Etika bisnis memiliki tujuan memberikan dorongan kepada
kesadaran moral dan untuk memberikan batasan bagi para pengusaha ataupun
pebisnis agar dapat mengelola bisnis secara adil dan jujur serta menghindari
diri dari kegiatan bisnis curang yang dapat merugikan banyak orang atau pihak
yang memiliki keterikatan satu sama lain.
Selain itu,
etika bisnis juga memiliki tujuan supaya bisnis dapat dijalankan dan tercipta
seadil mungkin serta sesuai dengan hukum yang telah disetujui. Etika bisnis
dapat memberikan motivasi kepada para pelaku bisnis agar terus meningkatkan
kemampuan mereka dalam mengolah bisnis. Serta etika bisnis ditujukan untuk
menjauhkan suatu bisnis atau pelaku bisnis dari citra yang tidak baik karena
biasanya perusahaan atau pembisnis yang tidak memiliki etika bisnis yang baik
dapat merugikan orang lain dan akhirnya merusak bisnis nya sendiri.
C.
HASIL DAN PEMBAHASAN
PT Indah Jaya
Londrindo yang beralamat di Jl. Padjajaran 14 no 62 Gandasari, Jatiuwung
Tangerang, merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa laundry dan telah
berdiri sejak tahun 2012. Perusahaan ini dimiliki oleh Bpk. Ivan Pesik selaku
Direktur Utama yang mempunyai kuasa penuh dalam memimpin seluruh bagian di
dalam perusahaan. PT Indah Jaya Londrindo merupakan perusahaan penyedia jasa
pencucian laundry.
PT Indah Jaya
Londrindo telah melayani berbagai perhotelan di daerah Jakarta dan Tangerang.
Selain penyedia jasa Laundry PT Indah Jaya Londrindo juga menyewakan handuk
kepada hotel untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. PT Indah Jaya Londrindo juga
memiliki visi dan misi yakni menjadi pemimpin pasar dalam industri jasa binatu
terpadu yang akan datang serta memberikan layanan dan solusi binatu yg
berkualitas dan efisien.
VISI : menjadi
penyedia jasa laundry kelas dunia, yang menjadi tolak ukur kualitas bagi
perusahaan jasa laundry lainnya.
Selain itu misi
PT Indah Jaya Londrindo adalah untuk menghasilkan jasa berkualitas tinggi
dengan tetap mempertahankan harga yang kompetitif. Untuk memberikan dan
mempertahankan layanan terbaik pada customer kami. Untuk terus meningkatkan
karyawan, teknologi, dan proses kami. Untuk menjaga akuntabilitas sosial
terhadap karyawan kami dengan menyediakan lingkungan kerja yang ramah
lingkungan dan sadar kesehatan lingkungan.
Setiap
perusahaan pasti mempunyai tujuan yang akan dicapai sebelumnya, dimana untuk
mencapai tujuan tersebut, setiap perusahaan memerlukan struktur organisasi yang
berbentuk suatu bagan organisasi sebagai alat untuk pencapaian tujuan. Struktur
organisasi perusahaan merupakan suatu proses pencapaian dan perkembangan pekerjaan
yang dilakukan atas dasar pengelompokkan tugas dan wewenang dalam organisasi
sehingga dapat saling bekerjasama dengan baik.
Dengan adanya
struktur organisasi yang dimiliki oleh perusahaan memiliki peranan yang sangat
penting bagi perusahaan itu sendiri, karena dengan struktur organisasi yang
telah tersusun dengan baik dapat menciptakan sistem kerja yang teratur serta
menciptakan suatu hubungan kerjasama yang baik di dalam lingkungan organisasi
tersebut.
Sumber : PT. INDAH JAYA LONDRINDO
Pedoman perilaku
bagi suatu perusahaan merupakan suatu hal yang penting. Pedoman perilaku dapat
memberikan panduan serta arahan bagaimana suatu perusahaan berperilaku sesuai
harapan perusahaan sehingga akan menjadi suatu prilaku khas yang membedakan PT
Indah Jaya Londrindo dengan perusahaan lainnya. Dari hasil wawancara dan
observasi PT Indah Jaya Londrindo menerapkan perturan didasarkan pada hukum
yang berlaku sesuai kaidah dan norma dalam masyarakat serta bekesinambungan
dengan tujuan perusaahaan yaitu menciptakan suasana kerja yang nyaman bagi
karyawan. Hal tersebut terbukti dengan hasil wawancara general manager PT Indah
Jaya Londrindo yang menyatakan bahwa ada nya sanksi tegas baik bagi karyawan
ataupun atasan yang melanggar. Hal ini sejalan dengan pernyataan divisi HRD PT
Indah Jaya Londrindo. Namun dari hasil wawancara dengan karyawan PT Indah Jaya
Londrindo, penetapan peraturan didasarkan pada kewenangan atasan, dimana
apabila karyawan melanggar kode etik yang ditetapkan perusahaan maka atasan
berhak langsung memberikan sanksi berupa sanksi ringan atau sanksi berat (PHK)
tanpa mengkaji ulang kode etik yang telah di buat di perusahaan.
Etika terhadap
lingkungan dan sosial pada PT Indah Jaya Londrindo, menerapkan etika
deontologi. Dengan tegas PT Indah Jaya Londrindo mengatakan melakukan
pengolahan limbah dan bersosialisasi kepada masyarakat sekitar perusahaan dan
memberikan upah sesuai ketetapan pemerintah. Hal ini diperkuat dengan
pernyataan masyarakat lingkungan sekitar yang membenarkan hal tersebut dengan
pernyataan bahwa memang benar adanya perusahaan melakukan pengolahan limbah dan
bersosialisasi dengan masyarakat dan memberikan kesempatan kerja yang sama
kepada masyarakat sekitar perusahaan.
Muatan kode etik
internal PT Indah Jaya Londrindo dijelaskan sebagai berikut :
Ø Kewajiban Karyawan
1. Sikap Karyawan
di dalam Perseroan:
-
Menjadi setiap bagian dari Perseroan yang baik
dengan mentaati kebijakan internal perseroan /ketentuan Perseroan, peraturan
perusahaan serta peraturan perundangan yang berlaku didalam Perseroan.
-
Mengembangkan dan menggunakan potensinya secara
optimal untuk kepentingan Perseroan.
-
Ikut serta dalam menciptakan budaya kerja yang baik
dan bersama-sama membangun lingkungan kerja yang kondusif.
2. Sikap Karyawan
dalam menggunakan jabatan dan wewenangnya di Perseroan:
-
Menggunakan jabatan dan wewenang yang diberikan
dengan penuh tanggung jawab, digunakan untuk kepentingan Perseroan dan bukan
untuk kepentingan pribadi atau pihak-pihak tertentu.
-
Menggunakan dan menjaga seluruh informasi, data,
harta dan fasilitas perusahaan untuk kepentingan Perseroan, bukan untuk
kepentingan pribadi atau pihak-pihak tertentu.
-
Menjaga nama baik Perseroan dalam sikap dan
perilakunya, baik di luar lingkungan maupun di dalam lingkungan Perseroan.
3. Sikap Karyawan
terkait dengan Informasi bersifat Rahasia milik Perseroan Informasi bersifat
Rahasia milik Perseroan adalah sekumpulan dokumen dan/atau sekumpulan informasi
strategis yang dibuat dan/atau diperoleh Perseroan yang tidak boleh dibeberkan
dan diinfokan kepada pihak luar. Semua Karyawan ikut serta bertanggung jawab
untuk menjaga kerahasiaan dan dilarang menyalahgunakan Informasi bersifat
Rahasia Perseroan. Informasi bersifat Rahasia Perseroan yang didapatkan
karyawan Perseroan selama beekrja di Perseroan harus tetap dirahasiakan setelah
masa kerjanya di Perseroan berakhir.
4. Hubungan sesama
Karyawan:
-
Saling mendorong semangat, menghargai, dan membina
kerjasama dalam menjalankan tanggung jawab dan tugas nya masing-masing.
-
Membangun keterbukaan dan meningkatkan integritas
serta mentalitas kelimpahruahan (abundance mentality) dengan hubungan yang
harmonis sebagai warga Perseroan.
Ø Kewajiban Management
1. Pengelolaan
Kepegawaian Pegawai adalah setiap orang, baik yang berstatus kontrak atau
tetap, langsung dan tidak langsung, yang bekerja untuk Perusahaan. Pengelolaan
kepegawaian harus mampu mendorong tingkat produktivitas untuk mencapai kinerja
terbaiknya serta menjadi seorang insan yang beretika.
2. Keselamatan, Kesehatan
serta Lingkungan Kerja Implementasi standar Keselamatan dan Kesehatan serta
Lingkungan Kerja yang tinggi, merupakan tanggung jawab bersama dari pimpinan dan
seluruh Insan Perusahaan.
3. Kesempatan yang
Sama, Pelecehan, Ancaman dan Kekerasan Setiap pegawai berhak atas lingkungan
kerja yang bebas dari diskriminasi, pelecehan, dan ancaman.
Muatan kode etik
eksternal PT Indah Jaya Londrindo dijelaskan sebagai berikut :
1.) Hubungan dengan
Pemegang Saham
Setiap individu yang menjadi
bagian dari perusahaan berkomitmen untuk senantiasa berusaha keras agar
Perusahaan mampu bertumbuh secara berkesinambungan berdasarkan prinsip bisnis
yang saling menguntungkan satu sama lain hingga dapat memberikan kontribusi
yang optimal bagi Pemegang Saham.
2.) Hubungan dengan
Pemegang
Pelanggan Perusahaan berkomitmen
memenuhi seluruh kontrak penjualan yang telah disepakati dalam upaya
meningkatkan kepuasan pelanggan dan memenuhi pasokan energi bagi pelanggan.
3.) Hubungan dengan
Kreditor/Investor
Perusahaan melakukan kerjasama dengan
kreditur/investor dalam mengajukan bantuan pendanaan untuk kepentingan
perluasan usaha dan peningkatan kinerja Perusahaan.
4.) Hubungan dengan
Pemasok
Perusahaan melakukan kerjasama
dengan pemasok dalam rangka memenuhi segala kebutuhan perusahaan untuk mendapatkan
barang dan jasa yang berkualitas dengan harga kompetitif sehingga terjaminnya
rantai pasokan Perusahaan.
D.
PENUTUP
1. Kesimpulan
Etika merupakan
suatu norma atau aturan yang digunakan untuk pedoman dalam berperilaku dalam
masyarakat bagi seseorang terkait dengan sifat baik ataupun buruk. Penerapan
etika bisnis di PT Indah Jaya Londrindo secara singkat dapat disimpulkan :
1) Perusahaan
menciptakan pedoman perilaku sebagai panduan bagaimana suatu perusahaan
berperilaku sesuai dengan harapan perusahaan sehingga dapat menjadi perilaku
khas yang membedakan dengan perusahaan lainnya.
2) Perusahaan
menjamin terlaksana nya kewajiban karyawan dan perusahaan dalam kode etik yang
telah ditentukan.
3) Perusahaan
menjamin penerapan etika terhadap mitra usaha (Eksternal).
2. Saran
Saran yang dapat
diberikan oleh penulis adalah, sebagai berikut :
1) Perlunya
dukungan dari semua divisi, terkat pelaksanaan pedoman perilaku, terutama dari
top management yang menjadi acuan para karyawan dalam berprilaku.
2) Perlunya
pelatihan yang tepat dan mendalam sesuai dengan profesi masing-masing karyawan
demi meminimalisir pelanggaran etika.
E.
REFERENSI
Arsita, Yessy.
(2020). Penerapan Etika Bisnis Pada PT.
Indah Jaya Londrindo. Jakarta: Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Sistem Informasi hal (604-612). https://dinastirev.org/JEMSI/article/download/204/181.
(diakses pada 30 maret 2022)
-Terima Kasih-